Home » Artikel » Kabar Asrama » Innalillahi Wainna Ilaihi Raji’un, Selamat Jalan Ibu Siti. Pengasuh Asrama Yatim & Dhuafa Bintara Bekasi
Kabar Duka, Selamat Jalan Ibu Siti

Innalillahi Wainna Ilaihi Raji’un, Selamat Jalan Ibu Siti. Pengasuh Asrama Yatim & Dhuafa Bintara Bekasi

Innalillahi Wainna Ilaihi Raji’un. Kabar Duka menyelimuti keluarga besar Pondok Yatim & Dhu’afa pada 17 Januari 2022. Sore hari, Ibu Siti Chotijah yang merupakan Ibu Asuh anak-anak yatim & dhu’afa mengembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan pulang menuju tempat tinggalnya di Asrama Yatim & Dhu’afa cabang Bintara, Bekasi Barat.

Sore itu, Perempuan yang akrab di panggil dengan sapaan ibu siti tersebut, telah selesai menjalani perawatan di RS. Husada, Jakarta. Ia menderita penyakit lipoma selama hampir satu tahun dan menjalani perawatan kesembuhan melalui terapi herbal setiap pekan.

Menurut info dari Sang Suami Bapak Eko Purnomo yang merupakan Bapak Asuh di Pondok Yatim & Dhu’afa cabang Bintara, Ibu Siti 2 bulan terakhir ini mengeluh sesak nafas hingga akhirnya menjalani perawatan di RS. Husada.

Ibu Siti dikenal sebagai sosok ibu asuh yang baik, ramah dan dekat kepada anak-anak asuh serta donatur Pondok Yatim & Dhu’afa. Ia juga sangat sabar dalam mengasuh dan mendidik anak-anak Yatim & Dhu’afa sehingga kepergiannya meninggalkan rasa kehilangan yang mendalam bagi anak-anak asuh.

Ibu Siti dimakamkan pada siang hari,18 Januari 2022 di TPU Joglo. Ia meninggalkan 2 anak yakni Thalita dan Fathan yang keduanya merupakan anak asuh Pondok Yatim & Dhu’afa.

Salah satu hal yang patut dijadikan teladan dari Ibu Siti ialah kesabarannya dalam mengemban tugas sebagai Pengasuh Anak-Anak Yatim & Dhuafa. Meski dalam kondisi yang tidak sehat, ia tetap menjalankan kewajibannya mengasuh anak Yatim & Dhu’afa serta tidak mengeluh terhadap penyakitnya dan terus berikhtiar untuk kesembuhannya bersama dengan sang suami, Bapak Eko Purnomo.

Rasulullah SAW bersabda: “Aku dan orang yang memelihara anak Yatim itu dalam Surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya serta merenggangkan keduanya.” (HR. Bukhari)

Semoga segala kesabaran ibu siti dalam mengasuh Anak Yatim & Dhua’fa serta ketabahannya dalam menghadapi penyakitnya menjadi pemberat amal kebaikan di akhirat kelak serta mendapat balasan surga Allah Ta’ala. Aaamiin

Terimakasih ibu Siti atas kasih sayang yang kau berikan untuk Anak-Anak Yatim & Dhu’afa selama ini..

Selamat jalan ibu siti.. Jasamu abadi, Surga Untukmu

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top
%d blogger menyukai ini: